Posted by dyanee on May 23, '08 6:45 AM for everyone | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Khaled Hosseini |
Terbitan Riverhead 2007 Penerjemah: Berliani M. Nugrahani Penerbit: Qanita 2007
Khaled telah membuktikan kapasitasnya pada novel "The Kite Runner" yang spektakuler dan sangat menggugah. Bahkan film yang diangkat dari novel tersebut mampu menyedot perhatian dunia dan menuai pro kontra. Khaled yang lahir di Kabul namun besar di Perancis dan Amerika mampu memberikan warna kebanggaan dan kerinduan yang kental pada tanah air tercintanya, Afghanistan. Novel keduanya ini masih dengan setting perang yang memecah Kabul dan seluruh Afghanistan secara mengenaskan selama lebih dari 2 dekade. Kisah diawali dengan pemaparan hidup Mariam, tokoh utamanya. Mariam dibesarkan oleh ibu kandungnya di sebuah 'kolba' di luar batas desa dekat kota Herat. Mereka berdua diasingkan oleh keluarga ayah kandungnya. Mariam tumbuh besar dengan segala doktrin feminitas yang keras dan kebencian yang ditanamkan setiap waktu terhadap ayahnya. Namun justru Mariam semakin penasaran dan menolak bahwa ayahnya tidak peduli padanya. Hingga pada suatu hari di ulang tahunnya yang ke 14, Mariam nekat mengunjungi ayahnya tanpa pamit. Sayang kekecewaan yang didapatnya. Ayahnya tidak menginginkannya menemuinya di rumahnya di Herat. Mariam dipaksa pulang diantar sopir setelah bermalam di depan gerbang istana keluarga tersebut. Tragis, Mariam menemukan ibunya gantung diri merana di halaman kolba mereka. Kisah hidup Mariam mulai berkelebat dan terjungkir balik. Ayahnya membawanya ke Herat hanya untuk menyerah pada keputusan 3 orang istrinya agar menikahkan Mariam pada seorang pemilik toko sepatu dari Kabul yang cukup tua untuk menjadi ayah Mariam. Lalu, mulailah kehidupan Mariam di Kabul. Duka laranya kehilangan janin berkali-kali. Kekerasan Rasheed, suaminya. Kesulitannya bersosialisasi dengan tetangga dan lingkungan. Kegelisahannya dan ketakutannya sebagai 'harami' atau anak haram akan terbongkar hanya karena orang memandang wajahnya. Kemudian kisah beralih pada Laila, seorang gadis yang nantinya akan memperkaya hidup dan sangat berarti untuk Mariam. Khaled terasa sedikit 'memaksa' pembaca dan menggiringnya berpindah perhatian pada Laila walaupun memang latar kisah Laila sangat penting untuk membangun cerita. Disitulah dikisahkan masa kecil dan remaja Laila, persahabatannya dengan Tariq yang sekaligus menjadi cinta matinya. Yang akan menepati janjinya kembali menjemput Laila. Mulailah ketegangan perang berkecamuk dan nasib karakter-karakter kisah ini sangat ditentukan oleh kondisi tersebut. Bagaimana Laila dan Mariam harus mengambil keputusan-keputusan yang jika pada saat suasana normal tidak akan mereka pilih. Sadisnya perang sangat terasa disini. Sekaligus juga latar psikologis setiap karakter yang terlibat dapat tergambar dengan jelas dan apik dalam setiap detil cerita. Ketika mendalami kisah ini sangat terasa Khaled memang menguasai 'bahan mentah'nya. Ini mampu membuat pembacanya mudah memahami dan 'feel at home' dengan penceritaan seting dengan cara sederhana, tidak berlebihan dan manis. Ada hadiah extra juga dari Khaled Hosseini yaitu sebuah akhir kisah yang bahagia. Perterjemahan novel inipun sangat baik, sehingga ketika menyusuri jalan cerita saya tidak merasakan kejanggalan dan keinginan untuk menebak bagaimana 'feel'nya seandainya membaca versi aslinya. Novel inipun sudah direncanakan untuk diangkat menjadi film. Bagi penikmat film yang disadur dari buku, selamat menunggu. Posted by dyanee on May 8, '08 6:03 AM for everyone  Buat semua... Siapa tahu teman-teman memerlukan jasa penerjemah lepas untuk menterjemahkan naskah, dokumen atau bahkan cerita fiksi.... silakan hubungi no ini 022 70688105 Ditunggu....dan kabarkan pada semua saudara dan kerabat... Terima kasih  Posted by dyanee on Mar 26, '08 5:16 AM for everyone  Sekolah Mutiara Bunda Bandung mengadakan sebuah rangkaian kegiatan yang bertajuk "Friendship For All" yang akan diselenggarakan dari 29 Maret - Mei 2008. Rangkaian kegiatan “FRIENDSHIP FOR ALL, Seminar, Kejuaraan Mini Soccer, Bazaar dan Open House” yang akan diselenggarakan oleh Sekolah Mutiara Bunda : A.Big day di TK Sukaluyu, Jl. Taman Sidoluhur No. 7, Sabtu, 29 Maret 2008 dengan tema “My Friends and I” Pkl. 09.00 - 12.00 wib (kegiatan : School Profile, Class Action, Performance). B.Big day di TK PSM, Jl. PSM No. 35, Minggu, 30 Maret 2008 dengan tema “My Friends and I” Pkl. 09.00 - 12.00 wib (School profile, Class Action, Performance, Free Play). C.Class Action SD Mutiara Bunda, Jl. Arcamanik Endah No. 3, Selasa, 8 April 2008 (untuk Orang tua Siswa) Rabu, 9 April 2008 (Umum). Pkl. 08.00 - 09.00 wib School Profile, 09.30 - 11.00 wib School Tour. D.Class Action dan lomba internal SMP/SMA Mutiara Bunda, Jl. Padang Golf No. 11, dengan tema “Unity in Diversity” Kamis, 10 April 2008, pkl 08.00 - 12.00 wib (School Profile, Class action, school tour). Jumat, 11 April 2008, Pkl 08.00 - 16.00 wib (internal performance) E.Seminar, Paralel Workshop dan Bazaar, Sabtu, 12 April 2008 di Aula SMP/SMA Mutiara Bunda, pkl. 08.00 - 15.00 wib. Materi Seminar dan Paralel Workshop “Funtastic Parents”: 1.Tahap-tahap perkembangan anak, masalah dan solusinya serta peran orang tua dalam mendampingi anak menjalani tugas perkembangannya; yang akan dibawakan oleh DR. Yuke Siregar 2.Peran sekolah dalam membimbing anak menghadapi masa pubertas sebagai salah satu tahapan perkembangannya; akan disampaikan oleh Drs. Hidayat, Dipl., S.Ed., Msi. 3.Peran orang tua dan lingkungan rumah dalam mendampingi anak menjalani masa pubertasnya; materi ini akan disampaikan oleh Ibu Melanie (seorang ibu dengan 2 anak remaja berkebutuhan khusus dan praktisi pendidikan)*) 4.Sharing pengalaman orang tua siswa Sekolah Mutiara Bunda. 5.Paralel workshop yang akan dipandu oleh para psikolog Sekolah Mutiara Bunda. Tiket Seminar dan Parallel workshop Rp 100.000,- (lunch, snack, seminar kit, buku cerita karya siswa MB, vcd pubertas, sertifikat) Ticket Box : Andrea/Ayu, Jl. Golf Timur No. 4 Arcamanik *) dalam konfirmasi Contact Person : Andrea (022-70240840/08886015208) Ayu (022-91986646/7204123) F.Free Trial TK PSM dan Sukaluyu (kegiatan ini memberi kesempatan bagi yang ingin mencoba ikut belajar dalam kelas bersama murid TK mulai 14 April – 16 Mei 2008, pkl. 08.00-13.00 wib. Bagi yang berminat hubungi PSM : Damki (022-7305130) Sukaluyu : Hani (022-2501510) F.Turnamen Terbuka Mini Soccer Tingkat Sekolah Dasar yang diselenggarakan oleh SD dan SMA Mutiara Bunda pada tanggal 26, 27, 28, 30 April dan 1,2,3,4 Mei 2008.
 Posted by dyanee on Jan 24, '08 3:39 AM for everyone | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Yasunari Kawabata |
penerbit: Jalasutra, September 2003
Kisah diawali dengan keberangkatan Oki Toshio menuju Kyoto dengan alasan untuk mendengar langsung dentang lonceng sebuah kuil kuno pada malam tahun baru. Sementara ingatannya terus kembali pada seorang perempuan yang sudah sekian tahun tak ditemuinya. Saat ini perempuan tersebut menjalani hidup di sebuah tempat di Kyoto. Kenangan-kenangan itu mengaburkan alasan yang sebelumnya dia yakini. Apakah sebenarnya dia pergi ke Kyoto dengan alasan utama untuk menemui sang kekasih gelap atau sekedar akan puas hanya mendengar dentang lonceng itu? Kebimbangan yang menguasai akhirnya dimenangkan oleh alasan romantisnya. Pertemuan keduanya sangat kental tradisi Jepang yang menampilkan perempuan-perempuan santun tergambar dengan cantik. Latar-latar kejadian terangkum jelas sehingga membawa kita seolah terlibat dalam cerita dan paham alur. Diantara gambar-gambar realita yang dialami tokoh saat itu, Kawabata berhasil memunculkan kenangan yang hilir mudik tanpa membuat kisah ini rancu dan membingungkan. Justru tergalinya masa lalu memberikan cerita yang lengkap dan runtut. Melalui novel ini terpapar jelas bagaimana seorang perempuan merasakan, mengalami dan bertahan menghadapi cinta yang betul-betul indah sekaligus sedih, berbunga-bunga sekaligus rumit. Kawabata menampilkan kisah sebuah perselingkuhan secara tidak umum. Tanpa berusaha mengadili siapa yang menang atau kalah tapi justru nampak disana sisi murni dari sebuah hubungan yang dianggap tak layak itu. Cinta memberikan arti yang sangat dalam untuk masing-masing tokoh. Betapa terkadang cinta dapat berkolaborasi dengan marah, benci, dendam dan obsesi. Cerita Keiko; murid sekaligus pasangan lesbian Otoko Ueno, sang perempuan idaman lain; yang memiliki obsesi untuk membalaskan dendam Otoko demi cintanya pada sang guru. Kisah yang cukup ganjil apalagi ditambah dengan caranya yang bisa mendirikan bulu roma, Keiko bertekad untuk menakhlukkan Oki dan Taichiro (anak lelakinya) dengan sikapnya yang polos dan nekat. Otoko sendiri karena kenangan cintanya pada Oki tak pernah padam, ia berusaha keras untuk mencegah kenekatan Keiko. Akhir yang menekan rasa cukup menjadi klimaks yang patut dialami oleh pembaca. Novel ini sangat layak didedikasikan untuk para perempuan yang selalu tegar menghadapi kehidupan. Juga para lelaki yang bisa jadi menemui atau bahkan mengalami keadaan seperti ini. Karena novel cinta ini menggambarkan dengan cukup jelas sikap seorang lelaki saat harus menghadapi hidupnya dan berbagai pilihan yang perlu diambilnya!
Posted by dyanee on Dec 31, '07 12:25 AM for everyone | Category: | Books | | Genre: | Biographies & Memoirs | | Author: | Andrea Hirata |
Wah kalo yang ini benar-benar autobiography yang sangat unik kalo menurut aku. Mengungkapkan kisah hidup pribadi namun tidak membuatnya menjadi konsumsi pribadi..(yaaa namanya juga biografi ya orang lain yang baca..heheheh) bukan itu maksudku, orang kadang malas untuk baca biografi yang standar, detil dan garing... Yang ini detil tapi empuk... aku nyaman banget menyelesaikan baca..tanpa ada skip. Andrea memunculkan gaya yang smooth, lancar, cengengesan tapi santun (banyak yang membuatku terpingkal-pingkal loh), sedih-dalem-nostalgic tapi tidak cengeng. Banyak flashback tapi flowing banget ngasihnya... Pokoknya hebat deh...
Posted by dyanee on Dec 31, '07 12:07 AM for everyone | Category: | Books | | Genre: | Biographies & Memoirs | | Author: | kimung |
keren abis jujur banget ga pasaran kimung dalem banget gaya penceritaannya karena memang dia saksi hidup memoir ini juga.
Ini review yang aku send ke penulisnya...
kim, gw udah tuntas baca lo punya buku... gw pinjem dari mira sih.. heheheh... gw salut abis ma lo... keren bo! gw baca dari awal sampai akhir tanpa jeda loh.. itu tandanya buku bagus buat gw.... kim, lo oke banget gaya cerita lo jujur dan simple. yaaa ada juga sih narsisnya he heheh justru disitu gw jadi manggut-manggut ooooo kimung tuh ada sisi lainnya yang belum gw kenal ya.... soal ivan gue salut banget sama perjuangan dia... baca buku lo gue lebih tertarik kisah hidup ivan karena kalo untuk liric2 satanicnya kurang gw banget sih... tapi ga pa pa itu ga ngurangin gue nangkep makna tuturan ini. kim gue kena banget waktu lo ngomong yang di awal buku kayak gini 'akankah tafakur ini segera berakhir? atau akan mengalun selamanya seperti angin yang membisu tapi diam-diam membelai belakang telinga kita hingga merinding dan meringis sedikit lalu kita nikmati dunia...' gila gw sampai kerasa dingin dan merinding bo! salut! cara lo ngenalin semua temen-temen ivan disitu juga sangat natural ya... seolah gw sendiri lo kenalin ke mereka semua...secara langsung... satu lagi lo bisa ga kehilangan daya tarik cerita tanpa juga melupakan detil yang emang perlu... itu susah menurut gw. kadang penulis jadi ngayayay kalo terlalu detil kan? pokoknya gw hormat banget ma masterpiece lo ini! Tabik!! terus berkarya bos!
| |